Menjudikan Waktu

car_illustration_mc_2

Seorang teman berkata; bahwa sebagai manusia kita tak perlu terlalu sering mengeluh. Sebab makluk sosial selalu punya banyak kawan untuk berbagi dan bersenang-senang.

Kawannya bilang: jangan terlena. Masih banyak di luar sana apa yang tak kau dapat hari ini, termasuk seorang perempuan seperti dia. Jangan tertipu perasaan. Hidup bukan kisah dongeng, yang indah untuk dihayalkan.

Lalu sahabatnya berkata; Kau bermimpi dan hidup di masa lalu. Ada yang lebih pantas untuk kita lakukan bersama-sama. Kau harus bergembira hari ini sebab telah lama menderita. Kau harus bisa mengendalikan dirimu sendiri. Akal sehat mana akal sehat?

Lalu dia berkata;

AKU SUDAH MENGGALI DALAMANNYA. Ada sesuatu di dalam ‘dia’ yang tak pernah mereka tahu. Dia seperti batu akik yang langka. Kalian belum pernah merasakannya. Ini namanya CINTA. Dia manis  seperti gula.

Lalu kukatakan padanya;

Jika memang tidak membuang-buang waktumu percuma, maka kejar lah apa yang kau impikan. Cepat atau lambat rasa penasaranmu akan terjawab. Yakin dan bertunas lah. Tumbuhkan terus semangat-semangat di dalam hidup. Jangan pernah kalah. Aku sama sepertimu.

* @harrysaragih kepada petarung yang lelah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s